Archive for February, 2008

selasa dan lotek sendowo

Tuesday, February 5th, 2008

wahhhhhhhh selasa nie ujian blok 9 bo!!!!! tapi terselesaikan dengam sukses akibat semalam belajar, melek, belajar lagi hehehhe. Terus tadi bis ujian n mengurus segala sesuatu dikampus tercinta (maunya), saya dan angel meneruskan dengan rencana mengobservasi dan menerapkan petuah dr.Fatwa yaitu: mencegah kanker dengan memakan sayuran dan buah-buahan sebanyak mungkin.

Pilihan jatuh pada lotek dan Tahu guling!! lalu mulailah perjalanan kami menemukan lotek yang nikmat tapi tidak lupa harus MURAH! dan setelah penyelidikan antara anak-anak angkatan 2006 yang ngekost di sekitaran sendowo, jatuhlah pilihan pada Lotek n tahu guling pak siapa gituh ( tepatnya gerobak ijo n nongkrong di pinggir jalan sendowo, sebelah kanan jalan depan warung yang jual ikan bakar, tidak lupa pake terpal orange yah) pokoke enak tenan deh lotex plus tahu gulingnya.. bumbunya tuh.. mmmmmmm kacangnya kerasa, manisnya pas, pedesnya gimana gituh terus..terus..ada rasa bawang putihnya yang menggigit, wahhh maknyus bo! apalagi dimakan plus es degan bapaknya, enak pula!! manis, seger.. apalagi sayurannya komplit banget:bayam,kubis,seledri,kecambah plus tahu, tempe, bakwan (komplit n harganya cuma 4000 rupiah ajah truh). Saudara yang membaca, saya sarankan untuk mencoba deh, wah!! bakal ketagihan deh ^^ dan ingat pentingnya lotek buat kehidupan kita: menurunkan resiko terjadinya kanker(dalam arti sesungguhnya n harapiah), kantung kering maksudnya..

gak berjudul..

Saturday, February 2nd, 2008

kehidupan yang bermakna itu seperti apa???
suatu saat kita akan menjadi tua, keriput, sakit-sakitan bahkan bongkok mungkin.. tapi sampai sekarang aku masih bingung dengan kata kebermaknaan.. kadang aku berpikir bahwa menjadi cantik, disukai laki-laki ( yang ganteng apalagi )
, modis, pintar, pake barang mahal, terkenal, hidup seperti putri dan semua yang mirip dengan itu adalah sebuah kehidupan yang sempurna.. jujur, keinginan untuk diakui oleh orang-orang didunia adalah kerinduan terdalam dari diri ini, tapi apakah hanya cukup dengan itu aku mendapatkan kebermaknaan??? aku tidak berusaha menghakimi atau dihakimi tapi aku ingin mengetahui arti kehidupan sesungguhnya. Kadang-kadang saat sendiri seperti ini dan menulis kata-kata,aku berpikir… apa hidup cukup seperti itu??? pola kehidupan yang dunia ajarkan adalah begitu dan tetap begitu, tak ada yang bisa kita ubah dalam dunia ini tanpa kita merubah diri kita pribadi dahulu ^^ temukan makna hidup sesungguhnya dan suatu saat ketika kamu menutup catatan hidupmu kamu akan bersyukur karena Tuhan pernah ijinkan kamu menjalani hidup didunia ini..